Kamis, 20 November 2014

ALAM NUR



Alam Nur, Adam dan Dunia Yang Genit

          NABI MUSA A.S berkesempatan bertanya tentang kejadian Nur-Muhammad, ketika sedang melakukan munajat kepada Allah, Tuhan Rabbul A’lamin di bukit Thursina. Dijelaskan bahwa Allah menciptakan Durratul Baidha dari Nur-Muhammad. Dari Durratul Baidha itulah Allah menciptakan 70.000 planet di cakrawala dengan kalimat “Kun fayakuun”. Perbandingan besar tiap-tiap satu planet adalah 70 kali besar bumi. Tiap-tiap planet di huni oleh 70.000 makhluk bukan dari bangsa manusia, bukan bangsa jin atau bangsa malaikat. Mereka beribadah kepada Allah selama 70.000 tahun. Tetapi setelah itu dibinasakan, karena mereka menjadi ingkar dan durhaka kepada Allah.
          Allah menjadikan lagi 80.000 buah semisal planet yang besarnya 10 kali besar bumi. Disebar di cakrawala secara bertingkat-tingkat. Planet tersebut dihuni makhluk sebangsa unggas yang memakan biji-bijian. Namun lama-kelamaan mereka punah. Lalu Allah ciptakan lagi 20.000 makhluk seperti manusia dari cahaya, namun secara berangsur-angsur mereka pun punah.
          Berselang 70.000 tahun atau masa sesudah itu, Allah menjadikan Qalam, Lauhul Mahfuzh, ‘Arsy, Kursi dan para malaikat. Setelah itu, 70.000 masa kemudian Allah ciptakan syurga dan neraka. Kemudian Allah ciptakan makhluk manusia yang dinamakan Adam. Tetapi bukan Adam bapaknya manusia sekarang atau Nabi Adam as. Allah ciptakan Adam sampai keturunanya yang terakhir selama 10.000 masa/tahun. Setelah itu Allah ciptakan lagi Adam yang lain sampai keturunan terakhir dalam masa 10.000 tahun. Demikian seterusnya Allah jadikan tiap-tiap Adam dan generasinya dalam masa 10.000 tahun. Silih berganti sampai mencapai 10.000 orang Adam. Nabi Adam as adalah Adam yang ke 10.000 kali diciptakan Allah. Hanya Allah yang Maha Tahu[1]
          Setiap Adam. Allah ciptakan memakan masa 10.000 tahun. Dari Adam pertama sampai Adam terakhir berlangsung 10.000 kali. Itu berarti memakan waktu 100.000.000 tahun. Dengan demikian kita dapat memastikan bahwa umur dunia telah sangat tua.
          Bumi ini telah dihuni manusia Adam pertama sampai Adam ke 10.000 kali telah memakan masa seratus juta tahun. Betul-betul sangat tua, tetapi bukannya tambah renta malah tambah cantik, tambah memikat tetapi juga tambah genit. Begitulah dunia.
          Sebagaimana pernah digambarkan oleh Junjungan kita Nabi Muhammad SAW dalam perjalanan Isra’ Mi’raj, beliau melihat seorang wanita memanggil namanya. Wanita itu tampak sudah tua, namun masih cantik, masih memikat dengan pakaian yang indah. Perhiasan yang gemerlapan, emas, intan, berlian. Ketika Nabi bertanya kepada Jibril, “Siapakah wanita itu? Jibril menjawab, “Itulah dunia!” [ALAM TERSEMBUNYI]


[1] .(Al-Allamah Syaikh Nuruddin Ali dalam kitab Permulaan dijadikan Langit dan Bumi seperti yang dikutip Ustadz Musannif Efendie, 1979:14)

Label:

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda