ALAM GALAKSI
ALAM Galaksi
GALAKSI,
adalah bintang, nebula, dan materi antarbintang dalam jumlah yang sangat besar.
Galaksi paling kecil terdiri atas 100.000 bintang, sedangkan galaksi terbesar
mengandung hingga 3.000 miliar bintang. Ada tiga jenis galaksi yang dapat
dikelompokkan berdasarkan bentuk, yaitu: Pertama,
Elips, berbentuk oval; Kedua, Spiral,
dengan lengan menjulur ke luar dari pusaran inti; Ketiga, Iregular, yang tidak memiliki bentuk jelas.
Kadang-kadang bentuk galaksi dapat
berubah, dikarenakan terjadinya benturan dengan galaksi yang lain.
Inti galaksi
disebut kausar (benda semibintang),
letaknya sangat jauh, sehingga sifat sesungguhnya masih belum diketahui. Kausar
bersifat padat dan sangat terang, berada di ujung terluar alam semesta yang
telah diketahui. Jika galaksi “biasa” yang terjauh berjarak 10 miliar tahun
cahaya, kausar terjauh berjarak 15 miliar tahun cahaya.
Bimasakti
BIMASAKTI,
merupakan nama yang disandarkan kepada berkas
cahaya lemah yang membentang di langit malam. Berkas cahaya tersebut
berasal dari bintang dan nebula pada galaksi yang berbentuk spiral. Galaksi
Bimasakti memang berbentuk spiral, dengan gumpalan pusat padat yang dikelilingi
empat lengan yang menjulur keluar dan dikitari oleh lingkaran cahaya yang
kurang padat. Galaksi Bimasakti sangat luas, dengan lintasan berjarak sekitar
100.000 tahun cahaya. (satu tahun cahaya setara dengan 9.460 miliar km).
Tata Surya, merupakan anggota Galaksi
Bimasakti berjarak 12 jam cahaya (sekitar 13 miliar km). Seluruh anggota
galaksi berotasi diangkasa, kendati bintang dibagian dalam bergerak lebih cepat
daripada bintang luar. Matahari yang berada sekitar 66% di luar pusat,
menyelesaikan satu putaran galaksi kira-kira setiap 220 juta tahun.
Nebula dan Gugus Bintang
NEBULA adalah
nama lain dari awan debu dan gas yang berada sebuah galaksi. Nebula akan
bersinar jika gasnya bersinar atau awan debu tersebut memantulkan cahaya
bintang atau menghalangi cahaya dari benda yang lebih jauh. Nebula dikenali
beberapa macam diantaranya: Pertama,Nebula
Emisi, adalah nebula yang bersinar dikarenakan gasnya mengeluarkan cahaya
ketika terstimulasi oleh radiasi dari bintang muda yang panas; Kedua, Nebula Pantulan, adalah nebula
yang bersinar karena debunya memantulkan cahaya dari bintang di dalam atau
disekitar nabula tersebut; Ketiga, Nebula
Gelap, adalah nebula yang tampak seperti siluet karena menghalangi cahaya
dari nebula yang bersinar atau bintang yang ada di belakangnya; Keempat,Nebula Planet, adalah nebula
yang selubung gasnya melayang menjauhi inti bintang yang meredup; Kelima, Nebula Sisa Supernova, adalah
nebula yang selubung gasnya bergerak menjauhi inti bintang dengan kecepatan
tinggi setelah ledakan hebat (supernova).
Gugus Bintang
GUGUS BINTANG,
adalah bintang yang terlihat berkelompok. Jika berkelompoknya agak longgar yang
terdiri dari beberapa ribu bintang muda disebut gugus terbuka. Namun jika kelompoknya berbentuk bulat kasar dan
padat, terdiri atas ratusan ribu bintang tua, gugus ini dinamakan gugus bulat.
Bintang Belahan Utara
BEBERAPA
peradapan kuno meyakini bahwa bintang-bintang berada diposisi yang sama. Letak
tetap di bola langit yang mengelilingi Bumi. Apabila pandangan kita ditujukan
ke langit belahan utara akan tampak kurang terang. Hal itu terjadi karena kita
memalingkan muka dari pusat galaksi yang padat penghuninya. Salah satu
kenampakan yang terkenal di belahan langit utara adalah Rasi Ursa Mayor (bintang biduk besar) dan Orion.
Bintang Belahan Selatan
APABILA
pandangan kita hadapkan ke langit belahan selatan, itu artinya kita menghadap
ke pusat galaksi, yang dihuni oleh banyak bintang. Bimasakti akan tampak lebih
terang di langit belahan selatan dibanding di langit belahan utara. Langit
belahan selatan lebih kaya nebula dan gugus bintang. Menurut para ahli belahan
langit ini juga mengandung Awan Magellan Besar dan Awan Magellan Kecil. Dua
galaksi yang paling dekat dengan galaksi kita.
Rasi adalah bintang-bintang yang
memiliki pola-pola tetap di langit. Akan tetapi rasi hanyalah merupakan
pengelompokan semu bintang-bintang karena jarak antarbintang dalam satu rasi
sangat beragam. Bentuk rasi pun dapat berubah dalam masa ribuan tahun
dikarenakan gerak relatif bintang. Sedangkan gerak semu semua rasi di langit
disebabkan oleh gerak Bumi (rotasi) di ruang angkasa. Rotasi harian Bumi
menyebabkan rasi bergerak melintasi langit dari dari timur ke barat. Orbit Bumi
yang mengelilingi Matahari mengakibatkan berbagai area langit dapat kita intip
dalam berbagai musim.
Bintang
BINTANG, benda langit
yang terbentuk dari gas bersinar dan terlahir dari nebula, kita namakan
bintang. Bintang memiliki ukuran, massa, dan suhu yang sangat beragam. Menurut
ahli diameternya berkisar antara 450 kali lebih kecil hingga lebih dari 1.000
kali diameter Matahari. Begitu pula dengan massanya, berkisar dari sekitar 1/20
(5%) sampai lebih dari 50 kali massa Matahari. Warnanya pun beragam, hal ini
disebabkan oleh perbedaan suhu. Bintang terpanas berwwarna biru, bintang
terdingin bewarna merah. Matahari berada diantara dua titik ekstrem tersebut
bewarna kuning dengan suhu permukaan 5.500oC.
KEBANYAKAN
dari kita mungkin masih ingat dengan bait-bait lagu di atas. sering dinyanyikan
ketika masih duduk di taman kanak-kanak (TK). Menurut para ahli, bintang kecil
atau sering disebut bintang kerdil
memiliki massa sampai sekitar 1,5 kali massa Matahari. Jadi tidak sekecil yang
kita bayangkan, bukan? Bintang kecil
terbentuk ketika wilayah berkepadatan tinggi di nebula memadat menjadi globula gas dan debu sangat besar yang
meluas mengikuti gravitasinya sendiri. Proses terbentuknya memakan waktu
miliaran tahun. Bintang kerdil tak selamanya bersinar terang, ia akan meredup
bahkan berhenti bersinar, karena mati. Bintang kedil ini dinamakan bintang kerdil hitam.
Bintang Besar
BINTANG BESAR masih menurut ahli adalah bintang dalam
kategori ukuran kecil tiga kali massa Matahari. Beberapa diantaranya bahkan
mencapai sekitar 50 kali massa Matahari. Bintang besar merupakan maharaksasa
merah, yang awalnya terbentuk atas inti helium yang dikelilingi lapisan gas
luar yang mendingin dan meluas. Setelah beberapa juta tahun kemudian,
serangkaian reaksi nuklir membentuk berbagai unsur pada selubung di sekeliling
inti besi. Inti tersebut akan meledak dan hancur dalam waktu satu detik.
Ledakan tersebut dinamakan supernova. Lapisan
luar bintang tersapu oleh guncangan gelombang, kondisi ini menyebabkan supernova bersinar lebih terang dari
seluruh galaksi selama beberapa saat. Kadang-kadang inti selamat dari dari
ledakan supernova. Apabila massa inti yang selamat itu berkisar 1,5 sampai 3
kali massa Matahari, inti tersebut akan mengerut menjadi neuron kecil yang
padat. Jika lebih besar melebihi 3 kali massa Matahari, inti akan mengerut
menjadi lubang hitam atau dikenal sebagai bintang hantu..!
Bintang
Hantu
BINTANG HANTU atau Bintang
Neutron dikenal dengan sebutan Lubang
Hitam merupakan objek langit yang terbentuk dari inti bintang yang
bertahan setelah ledakan bintang dalam supernova. Apabila massa inti yang
selamat itu berkisar 1,5 sampai 3 kali massa Matahari, inti tersebut akan
mengerut menjadi neuron kecil yang padat. Jika lebih besar melebihi 3 kali
massa Matahari, inti akan mengerut menjadi lubang hitam atau dikenal sebagai
bintang hantu. Bintang neuron kebanyakan berdiameter 10 km dan hampir semua
terdiri atas pertikel subatom yang disebut neuron. Bintang ini sangat padat dan
berat, satu senduk teh memiliki berat sekitar satu miliar ton. Bintang neutron
tampak seperti pulsar karena berputar
sangat cepat serta memancarkan dua larik gelombang radio yang merambat di
langit dan terdeteksi sebagai getaran pendek. Lubang hitam atau bintang hantu
memiliki gravitasi yang sangat kuat, sehingga cahaya pun tak dapat
menghindarinya. Akibat hal tersebut Lubang Hitam nyaris tidak terlihat.
Keberadaannya hanya terdeteksi oleh bintang pengiring di dekatnya. Gravitasinya
tidak hanya menarik cahaya sendiri, tetapi juga gas dari bintang lain.
Pusarannya membentuk cakram imbuhan yang
bergerak mengitari lubang hitam dengan kecepatan tinggi dan memanas serta
memancarkan radiasi. Zat ini berputar-putar ke dalam seperti pusaran air di
angkasa melintasi cakrawala peristiwa
(perbatasan lubang hitam). kemudian menghilang bagaikan hantu dari
alam semesta yang tampak. Menuju Alam Tersembunyi. [ALAM TERSEMBUNYI]
Label: MENGINTIP ALAM TERSEMBUNYI

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda